Jakarta – Jum’at 29 Oktober 2021, Bertempat di ruang rapat DR. Ir. Hasjrul Harahap di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Gubernur Kalimantan Utara, Zainai A. Paliwang memenuhi undangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait Persiapan Pembahasan Strategi Pembangunan Daerah Berbasis Forest Landscape Management di Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan ini dibuka oleh ibu Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pada arahannya beliau menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu paru-paru dunia karena memiliki kawasan hutan yang masih relatif terjaga dan kondisi lingkungan hidup yang masih baik, sehingga diperlukan strategi-strategi pembangunan yang ramah lingkungan dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat seiring dengan konservasi lingkungan.

Gubernur Kalimantan Utara pada paparannya menyampaikan bahwa Provinsi Kalimantan Utara memiliki kawasan hutan kurang lebih 6,9 juta hektar dengan kawasan area penggunaan lainnya sebesar 1,3 juta hektar yang telah dipenuhi dengan konsesi kehutanan, izin perkebunan kelapa sawit, pertambangan serta beberapa perikanan tambak yang berada pada kawasan hutan. Provinsi Kalimantan Utara saat ini sedang giat-giatnya membangun, tentu pembangunan ini akan menarik banyak pendatang dari luar Provinsi Kalimantan Utara yang menyebabkan beberapa tahun ini jumlah pertumbuhan penduduk meningkat dengan signifikan, disisi lainnya konsekuensi pembangunan yang pesat tentu meningkatkan pembukaan lahan.

Provinsi Kalimantan Utara telah mengusulkan perubahan peruntukkan dan fungsi kawasan hutan sebesar 762.000 hektar guna area penggunaan lainnya yang peruntukkannya untuk mendukung mandiri energi yaitu rencana pembangunan PLTA di sungai kayan dan sungai mentarang, mandiri energi dalam rangka dukungan pangan kepada ibu kota negara baru di Kalimantan Timur serta 400 hektar untuk mendukung pembangunan pusat pemerintahan di Kabupaten Tana Tidung.

Setelah penyampaian paparan Bapak Gubernur Kalimantan Utara, dilakukan diskusi dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dipimpin langsung oleh Ibu Menteri Siti Nurbaya.

Pada penutupan pertemuan ini, Ibu Menteri mengintruksikan kepada Sekretaris Jenderal dan Para Direktorat Jenderal untuk membuat term of reference berdasarkan paparan Bapak Gubernur Kalimantan Utara dengan memperhatikan materi pembahasan pada sesi diskusi.

Turut mendampingi Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan antara lain Wakil Menteri LHK, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, Inspektur Jenderal, seluruh Dirjen Lingkup Kementrian LHK, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, Kepala Badan Standarisasi Instrumen LHK dan seluruh Staf Ahli Menteri.

Pada kesempatan ini Gubernur Kalimantan Utara didampingi oleh Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kapolda Prov. Kalimantan Utara, Danrem 092/Maharajalila, Rektor Universitas Borneo Tarakan dan Rektor Universitas Kaltara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *