Tanjung Selor – Rabu (4/8/2021) Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar kegiatan Sosialisasi Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021. Rapat yang dilaksanakan secara virtual tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, Kepala Bappeda dan Litbang Risdianto, Kepala Dinas KISP, dan Kepala Biro Organisasi Provinsi Kaltara.

Kemendagri melakukan kegiatan pengumpulan dan penilaian indeks inovasi daerah setiap tahunnya bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai indeks inovasi daerah dan mendorong daerah untuk melakukan inovasi terhadap daerahnya. Selain itu juga pengumpulan tersebut dilakukan untuk memberikan pembinaan kepada daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam paparannya Gubernur menyampaikan penting bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ada keinginan dan kemauan untuk terus berinovasi agar dapat melaksanakan pembangunan yang lebih baik kedepannya seraya mengingatkan kepada seluruh kepala OPD untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam rangka membuat perubahan serta kemajuan dalam lingkungan pemerintah Kaltara. “Yang penting ada keinginan, ada kemauan untuk melakukan perubahan-perubahan di lingkup OPD,” ujarnya.

“Dengan inovasi, berbagai persoalan dan permasalahan yang ada di daerah bisa teratasi baik dalam pelayanan publik, dalam tata kelola pemerintahan, maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan secara umum,” jelas Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni, mengamini apa disampaikan oleh Gubernur kalimantan Utara. Beliau juga menjelaskan bahwa Kemendagri telah menjaring sebanyak 14.897 inovasi dari 485 pemerintah daerah pada pengukuran tahun 2020 lalu. Provinsi Kaltara sendiri, pada indeks inovasi daerah tahun 2020 masuk dalam klasifikasi sangat inovatif.

Di samping itu Kepala Bappeda dan Litbang, Risdianto, juga menegaskan bahwa berdasarkan catatan inventaris inovasi pada tahun 2020, terdapat 300 inovasi yang tercatat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kaltara. “Hal inilah yang membuat Provinsi Kalimantan Utara termasuk dalam kategori sangat inovatif,” terangnya. Beliau juga berharap Provinsi Kaltara dapat menjadi bagian dalam berkompetisi melaksanakan inovasi-inovasi untuk menuntaskan permasalahan serta mencari solusi dalam rangka percepatan pembangunan di daerah.

Lebih lanjut Risdianto juga berujar bahwa pihaknya akan terus melakukan pemetaan serta membentuk strategi untuk terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan inovasi di Provinsi Kaltara. “Nantinya harapannya kita memiliki daya saing sebagaimana visi dan misi Kepala Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2021 dan Pemberian Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 diharapkan Perangkat Daerah dapat menyampaikan Inovasi-inovasi yang telah dihasilkan melalui https://indeks.inovasi.litbang.kemendagri.go.id/dashboard/inovasi-daerah paling lambat 9 Agustus 2021 Sesuai format dokumen inovasi yang dapat diunduh pada link berikut https://bit.ly/Format DokumenInovasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *